• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Posted by Sariatul Adawiyah - - 1 komentar

Metode Net Present Value (NPV) merupakan metode penilaian investasi klasik yang sampai saat ini paling  populer digunakan.

 Internal Rate of Return (IRR) IRR adalah salah satu metode untuk mengukur tingkat investasi. Tingkat investasi adalah suatu tingkat bunga di mana seluruh net cash flow setelah dikalikan discount factor atau
telah di-present value-kan, nilainya sama dengan initial investment (biaya invetasi).
 di mana :  Ct dimulai dari C1, C2, ... Cn dan
merupakan net cash flow mulai dari
tahun 1,2, ... sampai dengan tahun
ke-n.
Co adalah initial cost atau biaya
investasi yang diperlukan.
 n adalah perkiraan umur projek.
 r adalah tingkat bunga.
       Apabila kita membandingkan rumus IRR tersebut dengan rumus NPV, kita akan melihat sedikit perbedaan, yaitu pada metode NPV rate of return ( k ) diasumsikan diketahui. Sedangkan pada metode IRR, nilai r harus
diketahui dengan asumsi nilai NPV sama dengan nol. Pada umumnya, masalah yang sering kita hadapi dalam perhitungan IRR adalah menentukan berapa besar nilai r pada kondisi NPV sama dengan nol. Nilai r ini dapat
diketahui dengan cara trial & error. Caranya adalah dengan menentukan sembarang nilai r untuk dasar perhitungan discount rate., sehingga kita dapat menghitung nilai present value dari cash inflow. Apabila hasil
perhitungan present value dari cash inflow tersebut lebih rendah daripada present value cash outflow, maka tingkat bunga sebagai dasar perhitungan discount factor harus diturunkan.

One Response so far.

  1. hunter says:

    adakah yang bisa aku download...contoh penyelesaiyan soalnya...please

Leave a Reply